Bagian-Bagian Khas dari Rumah Adat Jawa Tengah yang Harus Diketahui

Rumah Adat Jawa Tengah: Keunikan dan Filosofi Ruangannya | Indozone.id

Merupakan warisan daerah Jawa dengan sederet keunikannya, berikut adalah ciri khas dari rumah adat Jawa Tengah yang perlu diketahui. Simak informasi di bawah ini hingga tuntas dan temukan inspirasi hunian vintage-nya!

  • Pendopo

Bagian pertama yang tidak pernah lepas dari berdirnya rumah adat Jawa Tengah adalah pendopo. Pendopo adalah ruangan yang biasanya dipakai untuk pertemuan formal, seperti upacara, pagelaran seni, dan lain sebagainya.

Meskipun terletak di bagian depan serupa ruang tamu, bagian ini tidak dapat dimasuki lewat pintu bagian depan. Akan tetapi, terdapat jalan di bagian samping yang bisa dijadikan jalur untuk masuk ke ruang ini, menggunakan konsep ruang terbuka, bagian ini banyak dijadikan inspirasi desain rumah modern minimalis.

  • Pringgitan

Istilah pringgitan disebut untuk ruang yang biasa dipakai untuk menjamu tamu dekat, seperti saudara atau hanya tetangga. Bagian ini lazimnya ditempatkan sebagai penghubung antara omah dan pendopo.

Desain ruangan ini benar-benar hangat sebagai simbol kehangatan pemilik rumah terdapat tamu yang datang. Pringgitan yang mempunyai arti wayang dibuat dengan atap menyerupai Rumah Kampung atau Limasan yang sangat menarik.

  • Omah

Dikenal dengan julukan omah ndalem atau omah nnjer, Omah adalah salah satu bagian pentingdi rumah adat Jawa Tengah. Ruang ini iasa dipakai untuk berkumpul keluarga, berinteraksi lebih dekat, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Untuk diketahui, omah diambil dari bahasa Austronesia yang berarti rumah. Bagian yang mempunyai tata letak berbentuk persegi panjang atau limasan ini diberikan lantai lebih tinggi  dari biasanya.

Selain itu, bagian yang menjadi ruang utama ini biasa diberikan berbagai ornamen indah sehingga makin terkesan menarik.

  • Senthong

Senthong merupakan kamar-kamar yang terletak di rumah adat daerah Jawa. Umumnya, bagian ini terdiri dari senthong kiri, kanan, dan tengah.

Tidak hanya berarti sebagai kamar tidur, senthong juga dapat diartikan sebagai kamar mandi, dapur, ruang hasil tani, dan lain-lain. Namun, di rumah tradisionalnya, senthong diartikan sebagai kamar khusus pengantin baru.

Kamar ini biasa diberikan hiasan ketika terdapat anggota keluarga yang baru menikah dengan ornamen semewah mungkin. Bagi masyarakat Jawa, kamar ini biasa disebut sebagai ruangan Dewi Sri.

  • Padepokan

Ruang lain yang terdapat di rumah khas daerah Jawa adalah padepokan, tempat ini biasa dijadikan sebagai tempat menenangkan diri dan atau beribadah pada Yang Mahakuasa. Selain itu, bagi sebagian masyarakat Jawa, tempat ini juga biasa dijadikan sebagai ruang ritual suci dan sakral.

  • Saka

Berbeda dengan istilah-istilah sebelumnya, saka bukanlah ruang, melainkan bagian bangunan berupa tiang yang berada di rumah khas Jawa. Dibuat di empat sudut, tiang ini disebut menjadi wakil setiap arah mata angin, yaitu barat, timur, selatan, dan utara.

  • Gandhok

Gandhok adalah bangunan tambahan yang biasanya ada di antara rumah khas Jawa Tengah. Letaknya berada di samping atau belakang bangunan utama.

  • Emper Atap

Bagian lain yang tidak boleh dilupakan dari berdirinya bangunan dengan material kayu seperti jati adalah Emper. Biasanya, bangunan hanya diberikan atap dengan model satu tingkat.

Pada bangunan atau omah adat Jawa Tengah, atap sengaja diberikan emper selebar mungkin, menyesuaikan dengan ukuran tras.

Nah, itulah beberapa bagian khas dari rumah adat Jawa Tengah yang perlu diketahui. Bagaimana, tertarik memiliki desain rumah dengan interior dan eksterior unik serta menarik serupa dengan bangunan khas Jawa Tengah ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *