Menghitung Gaji Karyawan Secara Mudah Menggunakan Microsoft Excel – Blog Bukugaji

‍Cara menghitung honorkaryawan tidaklah sulit. Dengan menggunakan Aplikasi Microsoft Excel, proses perhitungannya mampu berlangsung otomatis, lho.

Menghitung gaji karyawan adalah kegiatan rutin yg dilakukan sang setiap pelaku usaha. Cara perhitungan yg dipakai relatif majemuk. Ada pemilik bisnis yang menggunakan program menghitung honorkaryawan secara berbayar. Namun, tahukah Anda bila ada juga pilihan buat melakukan kalkulasi honorpara karyawan relatif dengan memakai aplikasi Microsoft Excel?

Penggunaan aplikasi Microsoft Excel bisa jadi alternatif ketika Anda belum memiliki aplikasi khusus yg menyediakan solusi cara menghitung honorkaryawan harian, mingguan, ataupun bulanan. Kalaupun Anda nir mempunyai Microsoft Excel, ada juga pilihan memanfaatkan aplikasi serupa seperti Google Sheet, Libre Office, dan semacamnya. Komponen yang Perlu Diperhatikan ketika Menghitung Gaji Karyawan

© Marco Verch Professional Photographer

Sebelum mempraktikkan cara menghitung honorkaryawan bulanan dengan Excel, Anda perlu terlebih dahulu mengetahui komponen yg perlu diperhatikan. Terdapat lima komponen yg umumnya digunakan pada proses perhitungan honor , yaitu:Gaji Pokok

Komponen yang pertama adalah upah atau gaji utama. Nominalnya kerap diadaptasi menggunakan jabatan yg dimiliki. Karyawan menggunakan jabatan tinggi bakal memperoleh upah pokok lebih akbar. Hal itu selaras menggunakan tanggung jawab yang mereka emban. Tunjangan

Ada juga komponen berupa tunjangan. Perusahaan umumnya memberikan tunjangan pada dua jenis, yaitu tunjangan tetap & tunjangan nir tetap. Contoh komponen yg termasuk dalam komponen ini pada antaranya adalah tunjangan bepergian, tunjangan jabatan, tunjangan kesehatan, dan lain-lain. Potongan

Perusahaan jua perlu memasukkan komponen potongan pada cara menghitung gaji karyawan pada Excel. Ada berbagai rabat yg perlu Anda cermati, pada antaranya merupakan PPh 21, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, & semacamnya. Upah Lembur

Ketika menghitung honorkaryawan dengan Excel, jangan melupakan komponen upah lembur. Komponen ini perlu Anda masukkan saat karyawan bekerja melebihi ketika kerja yg sudah ditetapkan. Besarannya diadaptasi dengan kebijakan perusahaan. Bonus

Komponen terakhir adalah bonus. Pemberian bonus dilakukan sewaktu-saat sang perusahaan. Contoh bonus di antaranya merupakan bonus performa, tunjangan hari raya, bonus tahunan, & lain-lain. Cara Menghitung Gaji Karyawan Menggunakan Microsoft Excel

Cara menghitung honorkaryawan usaha kecil menggunakan Microsoft Excel nisbi mudah. Anda mampu mengikuti tahapannya menjadi berikut: Jabatan & Gaji

Langkah pertama menghitung honorkaryawan Excel merupakan dengan membuat sheet yg berisi jabatan dan gaji. Di situ, Anda bisa menggunakan data honorper hari sesuai dengan jabatan karyawan. Data Karyawan, Jabatan, & Gaji

Kalau berkas jabatan & gaji telah ada, langkah berikutnya merupakan menciptakan sheet yang isinya adalah sheet Karyawan, Jabatan, & Gaji. Di situ, Anda sanggup memasukkan berbagai data langsung, seperti NIK, nama karyawan, jabatan, angka telepon, dan data lain sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Kolom gaji per hari sanggup Anda buat menggunakan mengambil data dari sheet Jabatan & Gaji memanfaatkan rumus Vlookup. Format rumusnya: = VLOOKUP(D4;’Jabatan & Gaji’!$B$4:$C$12;dua;False). Untuk menghindari munculnya pesan error, Anda sanggup menambahkan If Error, sehingga rumusnya adalah sebagai berikut: =IFERROR(VLOOKUP(D4;’Jabatan & Gaji’!$B$4:$C$12;dua;FALSE);””).Absensi Karyawan

Berikutnya, buat sheet Absensi Karyawan. Sheet ini berguna sebagai data waktu ada karyawan yang tak masuk kerja. Di sini, Anda mampu memasukkan berita yg sebagai alasan karyawan tidak masuk, seperti sakit, biar, perlop, atau nir ada berita.

Di halaman ini pula, Anda dapat menggunakan beberapa kolom misalnya NIK, nama karyawan, lepas tidak masuk kerja, serta berita. Nama karyawan mampu Anda tambahkan secara otomatis memakai rumus Vlookup menjadi berikut: =IFERROR(VLOOKUP(B4;’Data Karyawan, Jabatan, dan Gaji’!$B$4:$E$19;dua;FALSE);””).

Untuk data fakta, Anda mampu memakai Data Validation. Caranya, Anda perlu Gaji menentukan cell yg ingin digunakan. Setelah itu, Anda perlu menentukan menu Data > Data Validation. Selanjutnya, pilih Allow: list dan pada bagian Source, Anda mampu memasukkan data sinkron kebutuhan. Dalam hal ini, tambahkan Sakit;Izin;Cuti;Tanpa Keterangan. Gaji

Tahap selanjutnya pada menghitung honorkaryawan merupakan menciptakan sheet gaji. Sheet ini bermanfaat menjadi laman perhitungan otomatis honorbersih per bulan setiap karyawan. Perhitungannya dapat Anda lakukan menggunakan mengalikan gaji menggunakan jumlah hari kerja. Selain itu, Anda juga perlu menambahkan komponen lain seperti insentif, potongan, atau tunjangan.

Pada laman ini, ada beberapa bagian yg perlu Anda perhatikan, yaitu: Periode gaji. Anda perlu memasukkan lepas awal bulan sampai menggunakan akhir bulan. Pastikan penulisannya tepat sesuai menggunakan bulannya. Kalau tidak, hasil perhitungan akan ada pesan error. NIK. Anda dapat memasukkan data NIK berdasarkan dalam sheet Data Karyawan dan Gaji menggunakan rumus “=”. Contohnya, =’Data Karyawan, Jabatan, & Gaji’!B4. Nama Karyawan. Untuk bagian ini, Anda mampu memakai rumus =IFERROR(VLOOKUP(B6;’Data Karyawan, Jabatan, dan Gaji’!B4:E19;dua;FALSE);””)Jabatan. Data jabatan sanggup pula Anda dapatkan menurut sheet Data Karyawan, Jabatan, dan Gaji. Rumusnya, =IFERROR(VLOOKUP(B6;’Data Karyawan, Jabatan, dan Gaji’!B4:E19;2;FALSE);””)Hari normal. Perhitungannya sanggup Anda lakukan menggunakan memakai rumus NETWORKDAYS.INTL. Rumusnya merupakan sebagai berikut: =IF(B6=0;” “;NETWORKDAYS.INTL($C$tiga;$E$tiga;11;$H$28:$H$31))Absensi. Anda perlu jua memperhitungkan absensi karyawan. Cara menghitung gaji karyawan berdasarkan absensinya bisa Anda lakukan menggunakan menggunakan Countif. Rumusnya adalah menjadi berikut: =COUNTIF(‘Absen Kerja’!B4:B31;’Gaji’!B6)Total Hari Kerja. Data ini merupakan hasil pengurangan antara Hari Normal dengan Absensi. Rumusnya, =IFERROR(E6-F6;””)Gaji per Hari. Anda sanggup memperoleh data honorper hari dengan mengacu dalam sheet Jabatan & Gaji. Rumusnya, =IFERROR(VLOOKUP(D6;’Jabatan & Gaji’!$B$4:$C$12;dua;FALSE); “”) Gaji Bersih. Terakhir, Anda perlu menghitung honorhigienis menggunakan rumus menjadi berikut: =IFERROR(((G6*H6)+I6-J6); “”)

Format rumus di atas merupakan cara menghitung gaji karyawan harian. Anda perlu memakai rumus yang tidak sama saat ingin mencari tahu cara menghitung gaji karyawan dari omset.Pakai Aplikasi Bukugaji, Lebih Mudah dan Praktis Dibandingkan Hitung Gaji Pakai Excel

Menghitung honorkaryawan pada Excel memang memberikan solusi yang sempurna bagi para pelaku usaha kecil. Hanya saja, format perhitungan memakai rumus yg cukup rumit, apalagi jikalau Anda nir terbiasa menggunakan rumus Excel.

Kabar baiknya, ketika ini ada solusi lebih mudah dibandingkan menghitung honorkaryawan di excel. Caranya, Anda sanggup memakai aplikasi Bukugaji yg bisa Anda download secara gratis.

Bukugaji merupakan program menghitung honorkaryawan mudah yang mampu Anda jalankan di smartphone. Tak sekadar menghitung gaji. Bukugaji pula mempunyai poly fitur lainnya, misalnya absensi online, cetak slip gaji, & lain sebagainya.

Yuk, segera download dan instal aplikasi Bukugaji!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *