Cara Bijak Menentukan Pelumas Mesin

UNTUK menjaga syarat mesin kendaraan beroda empat permanen prima dan awet, penggantian oli secara rutin menjadi suatu kewajiban. Tetapi membarui oli saja tidak cukup. Pengguna juga harus pandaimenentukan oli yang sesuai dengan mesin kendaraannya.

Cara paling gampang buat mengetahui kapan membarui dan jenis oli yg baik untuk mesin kendaraan Anda adalah menggunakan membaca manual book yang disertakan pada setiap pembelian tunggangan baru. Dalam buku pedoman tadi Anda bisa mencari liputan lengkap terkait penggunaan pelumas yg sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Untuk mengetahui kekentalan pelumas ditandai menggunakan kode SAE (Society of Automotive Engineer). Semakin besarangkanya semakin kental. Sedangkan pelumas mesin sendiri terdapat 2 pilihan yaitu: single grade (contoh: SAE 30) & multi-grade (model: SAE 5W-40).

Agka-angka dalam kode SAE adalah penyesuaian jenis pelumas terkait dengan kondisi iklim di mana kendaraan tersebut dioperasikan. Misalnya sebuah  mesin pada isu terkini dingin dianjurkan menggunakan oli SAE 10, lalu dalam ekspresi dominan panas membutuhkan oli lebih kental SAE 40.

Penggunaan pelumas single grade seperti ini tentu akan bikin capek dan sebagai pemborosan (walaupun harga oli single grade nisbi lebih murah). Apalagi di negara menggunakan empat animo, lantaran wajibselalu membarui oli setiap perubahan musim agar mesin beroperasi optimal. 

Oleh karena itu oli single grade lebih cocok dipakai pada negara-negara yang beriklim konstan seperti pada daerah dekat kutub utara. Contohnya: Kanada, Alaska, Swedia, Greenland, & Russia bagian utara yg cenderung terus bersalju, atau di gurun kawasan Timur Tengah yg cenderung panas.

Untuk memudahkan pengguna pada wilayah empat demam isu diciptakanlah pelumas multi-grade yg ditandai menggunakan kode SAE: 0w-20, 5W-30, 10W-30, & sebagainya. Kode W pada belakang nomorpertama adalah kependekan dari Winter/isu terkini dingin. 

Misalnya SAE 5W-40 artinya saat demam isu dingin oli tersebut memiliki karakter kekentalan setara oli dengan SAE 5 ad interim waktu panas kekentalannya setara dengan pelumas ber-SAE 40. 

Walaupun dibanderol lebih mahal, penggunaan oli multi-grade sebagai lebih efisien lantaran digunakan menurut awal sampai akhir masa pemakaian. Berbeda menggunakan oli single grade yang terkadang terpaksa harus diganti buat menyesuaikan isu terkini walaupun kondisi oli masih sangat baik. 

Selain kode SAE terdapat kode klasifikasi tingkatan formulasi pelumas terkait teknologi mesin yg dimuntahkan sang lembaga API (American Petrolium Institute) ditandai menggunakan kode API Service. Contohnya API Service: SH, SJ, SL, SM, atau SN buat mesin bensin, serta CF, CG, CH, CI, CJ, sampai CK untuk mesin diesel. 

Untuk mesin bensin ditandai dengan alfabetawal S (spark plug/busi). Huruf kedua adalah urutan abjad mulai berdasarkan SA buat mesin bensin protesis 1930, SB buat mesin 1951 ke atas, SC buat 1967 ke atas, Sekolah Dasar 1971 ke atas & seterusnya.

Saat ini API Service SA hingga SH dianggap telah kedaluarsa & sudah jarang bahkan tidak diproduksi lagi.  Yang ada pada pasaran ketika ini biasanya oli dengan API Service mulai dar SJ buat mesin buatan 1996 ke atas, SL buat mobil sampai tahun 2001, SM buat mesin yang dibuat sampai 2010, SN untuk kendaraan beroda empat protesis 2020 & tahun-tahun sebelumnya, dan yang paling mutakhir merupakan SP.

Kode API Service pelumas mesin diesel ditandai dengan huruf awal C (compression), diikuti huruf ke 2 adalah urutan abjad, Mulai berdasarkan CA, CB, CD, CD-II, CF, CF-2, sampai yang terakhir CK-4. Saat ini API CA hingga CG-4 sudah nir diproduksi. Yang tersedia mulai dari CH-4 buat mesin diesel buatan 1998 ke atas, belanjut ke CI-4 buat mesin diesel 2002 ke atas, CJ-4 dilansir pada 2010, & terakhir CK-4 buat mesin disesel 2017 ke atas.

Terkadang dalam kitabpedoman terdapat juga rekomendasi jenis pelumas yang digunakan. Biasanya pilihannya adalah oli mineral & oli sintetis. Patuhi jua anjuran ini buat lebih amannya. Agar memudahkan Anda menentukan klasifikasi pelumas yg sesuai tunggangan, catat kode SAE dan API Service & jenis oli yg direkomendasikan dalam manual book sebagai pedoman Anda buat menentukan oli yg sinkron.

Setelah itu Anda bebas menentukan merek pelumas favorit, mulai yg buatan lokal yang lebih hemat maupun impor atau merek eksklusif yg harganya relatif mahal, selama spesifikasinya sinkron yang dianjurkan pada manual book kendaraan. (S-4)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *