5 Alasan Orang Pilih Tidak Memiliki Anak

Childfree merupakan keputusan antara suami dan istri untuk tidak memiliki anak, baik anak kandung maupun angkat. Ada berbagai faktor yang membuat sebagian orang pilih tidak memiliki anak. Bahkan, seringkali muncul tuduhan dari masyarakat bahwa pasutri yang memilih untuk childfree cenderung memiliki sifat egois.

Lalu, Apa penyebab utama seorang pasangan memilih untuk childfree? Ada banyak faktor yang bisa menjadi pertimbangannya, biasanya tergantung dari individu masing-masing setiap pasangan suami istri. Bisa juga karena faktor finansial yang ingin terbebas dari cicilan 12 bulan yang kerap menjadi pergulatan rumah tangga masa kini. 

Inilah Alasan Seseorang Memilih untuk Childfree atau Tidak Punya Anak

Ternyata inilah beberapa alasan mengapa sebagian pasutri memilih tidak punya anak.

Kepadatan Populasi

Terkadang pilihan childfree ini tidak semata-mata murni keinginan pasutri. Faktanya lingkungan juga menjadi salah satu faktor kenapa mereka memutuskan untuk tidak punya anak.

Seperti contohnya di negara dengan tingkat kepadatan penduduk terbesar di dunia, seperti India dan China. Ini dapat menjadi alasan dari pasangan untuk memilih childfree. Pasalnya belum adanya kepastian untuk kelangsungan hidup buah hati mereka kelak di daerah tersebut.

Bagi mereka memiliki anak hanya membuat populasi penduduk semakin padat, akibatnya kondisi kehidupan anak di masa depan jadi tidak terjamin. 

Kehamilan dapat Merusak Fisik

Ada juga sebagian wanita di dunia ini yang takut mengalami kehamilan. Mengapa? Karena mereka menganggap bahwa, kehamilan dapat berpengaruh buruk terhadap emosional dan fisik. Sehingga, hal tersebut menjadi alasan orang memilih childfree atau tidak mempunyai anak.

Alasan ini bisa dimiliki oleh para wanita yang berkarir pada bidang-bidang yang melibatkan fisik seperti dunia olahraga, modeling, atau hiburan. 

Memiliki Trauma

Sebagian orang diluar sana pasti memiliki masa lalu yang traumatis dan takut jika kejadian tersebut terulang lagi. Bisa jadi mereka memiliki trauma yang memunculkan rasa takut dan merasa tidak memiliki kemampuan untuk menjadi orang tua yang baik.

Akhirnya mereka memutuskan untuk memilih tidak memiliki keturunan, karena itulah solusi yang terpikirkan untuk mendapatkan kebahagiaan.

Fokus Terhadap Karir

Seperti yang kita tahu, dalam menjalankan pekerjaan akan memakan banyak waktu, tenaga, dan pikiran. Apalagi untuk mencapai puncak karir yang memuaskan, tentu diperlukan perjuangan yang sangat berat.

Bahkan, mereka tidak akan menyerah dalam bekerja keras sebelum mencapai tujuannya. Konsekuensinya sebagian besar orang memilih untuk tidak memiliki anak dan memilih menginvestasikan waktunya untuk fokus terhadap karir.

Kejadian seperti ini biasanya terjadi pada seseorang yang sedang membangun bisnis atau orang yang memiliki tanggung jawab besar di tempat ia bekerja.

Masalah Financial

Terakhir, alasan untuk tidak memiliki anak disebabkan oleh masalah finansial. Pada dasarnya, ketika kamu memiliki anak pasti dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Baik biaya untuk persalinan, membeli susu, dan berbagai keperluan anak lainnya. 

Inilah kemudian yang memunculkan keragu-raguan bagi pasangan suami istri yang belum mapan secara finansial untuk memiliki anak.

Tidak menutup kemungkinan kepada setiap pasangan yang awalnya sepakat memilih childfree di lain waktu ada salah satu pihak yang berubah pikiran. Hal tersebut bisa berpotensi memicu keretakan hubungan.

Tidak memiliki anak adalah pilihan yang harus dipertimbangkan dengan matang dan disepakati bersama. Pastikan tidak ada pihak yang merasa dipaksa akan kesepakatan ini, agar hubungan tetap harmonis.

Untuk yang sudah memiliki anak di zaman digital seperti ini, mau tidak mau memang harus bergulat dengan kondisi finansial yang menantang. Meski harus mengandalkan cicilan 12 bulan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, anak tetap layak untuk diperjuangkan kebutuhannya.

Beberapa ada yang memanfaatkan cicilan 12 bulan untuk membiayai pendidikan anak-anaknya hingga jenjang tertinggi. Apalagi pinjaman tunai saat ini sangat mudah dengan proses instan. Kredivo misalnya memberikan limit hingga Rp30 juta. Bisa dipakai untuk biaya pendidikan atau kebutuhan anak lainnya.

Bunga dan biayanya juga transparan. Untuk cicilan pinjaman tunai memang hanya tersedia tenor maksimal 6 bulan. Tetapi, untuk belanja kebutuhan anak, kamu bisa memanfaatkan cicilan 12 bulan hanya dari Kredivo dengan bunga rendah 2,6% saja per bulan. 

Nah, itulah beberapa alasan orang pilih tidak memiliki anak yang harus kamu ketahui. Memiliki anak atau tidak itu adalah sebuah pilihan yang harus dihormati sesama. Karena pada dasarnya tidak semua orang memiliki tujuan dan kebahagiaan yang sama dengan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *